PERTOLONGAN TUHAN NYATA DI HIDUPKU
Pada suatu hari ada seorang gadis yang kuliah di luar dari kabupatennya, pada saat itu ia tinggal bersama orang asing yang sama sekali tidak ia kenal. Dia pun tinggal di rumah itu selama berbulan-bulan pada saat bulan ke delapan ia tinggal di situ,suami dari rumah itu pun jatuh cimnta padanya, dan pada suatu pagi sang gadis ini di peluk oleh lelaki tua ini, dan pada pagi itu juga sang istri melihat semua kejadian pada pagi hari itu.
Sang gadis ini tidak berdaya lagi, karena ia merasa bahwa dirinya adalah wanita pembawa sial di rumah itu, ia pun pada siang itu juga seusai kuliah, ia segera mencari tempat tinggal yaitu sebuah kos-kosan dan ia pun mendapatkannya. Setelah itu ia harus kembali lagi kerumah orang itu, sesampai di rumah itu, ia pun segera masuk ke kamar sekitar 12:00, ia mendengar sang istri dari rumah itu menangis di sebelah kamar sang gadis, selama semalaman sang istri itu menangis dan sang gadis pun menangis di kamarnya dengan membumkam mulutnya sekuat mungkin agar tidak seorang pun mendengarnya.
Pagi-pagi sekali sang gadis bangun dari tempat tidur nya, dan ia pun segera meminta maaf pada sang istri, di saat ia minta maaf ia haru mendengar sebuah perkataan yang sangat sedih, dan perkataan itu sangat memukul perasaan sang gadis. Dan sang gadis pun pada saat itu juga bilang bahwa ia akan pindah dari rumah pada pagi hari itu juga. Sang gadis pun segera membereskan barang-barangnya dan memasukannya kedalam koper. Setelah semua itu beres, sang gadis segera mencari tukang ojek, setelah tukang ojek di temukan, ia segera menurunkan semua barang-barangnya. Sang gadis pun tidak lupa untuk mengucapkan rasa terima kasihnya untuk bisa dinggal dirumah itu, walaupun ia tahu bahwa sang istri sanggat membencinya. Ia pun pergi dengan perasaan yang hancur dan dengan uang yang menipis.
Sang gadis pun tiba di kosan, dan segera memasukan semua barang-barangnya. Pada saat itu tidak ada makanan yang bisa di masak dan uang sisa 100.000 rupiah, sang gadis pun harus menahan rasa lapar nya, walaupun ia tahu bahwa ia sangat lapar dan sangat butuh makan, selama tiga hari ia belum makan, tetapi ia tetap semangat dan melakukan aktivitasnya seperti biasa. Tetapi sang gadis sangat beruntung, karena ia memiliki kakak kosan yang sangat baik, di saat ia tidak punya apa-apa, dia memiliki teman yang siap membantunya. Sang gadis merasa bahwa semua itu adalah pertolongan Tuhan. Dan sang gadis pun bertekat bahwa ia harus bisa lulus dengan nilai yang terbaik dan membanggakan orang tuanya, dan menjadi anak yang baik bagi orangtuanya.
Sang gadis pun terus berjuang sampai pada waktunya nanti “INDAH PADA WAKTUNYA”
SELESAI
Pada suatu hari ada seorang gadis yang kuliah di luar dari kabupatennya, pada saat itu ia tinggal bersama orang asing yang sama sekali tidak ia kenal. Dia pun tinggal di rumah itu selama berbulan-bulan pada saat bulan ke delapan ia tinggal di situ,suami dari rumah itu pun jatuh cimnta padanya, dan pada suatu pagi sang gadis ini di peluk oleh lelaki tua ini, dan pada pagi itu juga sang istri melihat semua kejadian pada pagi hari itu.
Sang gadis ini tidak berdaya lagi, karena ia merasa bahwa dirinya adalah wanita pembawa sial di rumah itu, ia pun pada siang itu juga seusai kuliah, ia segera mencari tempat tinggal yaitu sebuah kos-kosan dan ia pun mendapatkannya. Setelah itu ia harus kembali lagi kerumah orang itu, sesampai di rumah itu, ia pun segera masuk ke kamar sekitar 12:00, ia mendengar sang istri dari rumah itu menangis di sebelah kamar sang gadis, selama semalaman sang istri itu menangis dan sang gadis pun menangis di kamarnya dengan membumkam mulutnya sekuat mungkin agar tidak seorang pun mendengarnya.
Pagi-pagi sekali sang gadis bangun dari tempat tidur nya, dan ia pun segera meminta maaf pada sang istri, di saat ia minta maaf ia haru mendengar sebuah perkataan yang sangat sedih, dan perkataan itu sangat memukul perasaan sang gadis. Dan sang gadis pun pada saat itu juga bilang bahwa ia akan pindah dari rumah pada pagi hari itu juga. Sang gadis pun segera membereskan barang-barangnya dan memasukannya kedalam koper. Setelah semua itu beres, sang gadis segera mencari tukang ojek, setelah tukang ojek di temukan, ia segera menurunkan semua barang-barangnya. Sang gadis pun tidak lupa untuk mengucapkan rasa terima kasihnya untuk bisa dinggal dirumah itu, walaupun ia tahu bahwa sang istri sanggat membencinya. Ia pun pergi dengan perasaan yang hancur dan dengan uang yang menipis.
Sang gadis pun tiba di kosan, dan segera memasukan semua barang-barangnya. Pada saat itu tidak ada makanan yang bisa di masak dan uang sisa 100.000 rupiah, sang gadis pun harus menahan rasa lapar nya, walaupun ia tahu bahwa ia sangat lapar dan sangat butuh makan, selama tiga hari ia belum makan, tetapi ia tetap semangat dan melakukan aktivitasnya seperti biasa. Tetapi sang gadis sangat beruntung, karena ia memiliki kakak kosan yang sangat baik, di saat ia tidak punya apa-apa, dia memiliki teman yang siap membantunya. Sang gadis merasa bahwa semua itu adalah pertolongan Tuhan. Dan sang gadis pun bertekat bahwa ia harus bisa lulus dengan nilai yang terbaik dan membanggakan orang tuanya, dan menjadi anak yang baik bagi orangtuanya.
Sang gadis pun terus berjuang sampai pada waktunya nanti “INDAH PADA WAKTUNYA”
SELESAI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar