TUGAS
SOFTSKILL
SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
Disusun
Oleh:
Nama
Anggota:
1.
Annisa
Ardhia Irawan 10515856
2.
Anti
Safitri 10515899
3.
Dicki
Adi Putra Setiawan 11515869
4.
Feby
Anggra Oktaviani 12515607
Kelas :
4PA14
Nama
Dosen : Ira
Puspitawati
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA
2018/2019
1.
Definisi
Sistem
Sistem adalah hubungan
satu unit dengan unit lainnya yang saling berhubungan satu sama lainnya dan
yang tidak dapat dipisahkan serta menuju satu kesatuan dalam rangka mencapai
tujuan yang telah ditetapkan (Gaol, 2008).
Sistem adalah suatu
rangkaian yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berhubungan dan
saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapau tujuan dimana sistem biasanya
terbagi dalam sub sistem yang lebih kecil yang mendukung sistem yang lebih
besar (Romney & Steinbart, 2015).
Menurut Sutedjo, sistem
adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain, yang membentuk
satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan (dalam Rudiana & Irfan,
2014).
Sistem adalah sekelompok
unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lainnya, yang berfungsi
bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu (Sutabri, 2012).
Sistem secara umum
dapat didefinisikan sebagai kumpulan hal atau elemen yang saling bekerja sama
atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu
kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan (Sutanta,
2009)
Berdasarkan pendapat
beberapa tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu rangkaian
yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan saling bekerja sama
untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
2.
Definisi
Informasi
Al Fatta (2007)
menyatakan informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang
berarti bagi penerimannya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini
atau mendatang.
Gordon B. Davis (dalam
Hutahaean, 2014) menyatakan informasi adalah data yang telah diolah menjadi
suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang
dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau
keputusan-keputusan yang akan datang.
Haryadi (2009)
menyatakan informasi adalah sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk
yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian
yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Hutahaean (2014)
menyatakan informasi adalah data diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan
lebih berarti bagi penerimannya.
Mulyani (2016)
menyatakan informasi adalah data yang sudah diolah yang ditujukan untuk
seseorang, organisasi, ataupun siapa saja yang membutuhkan.
Dari pengertian diatas
bahwa informasi adalah suatu
data yang mempunyai nilai dan manfaat bagi si penerima yang menggambarkan
fenomena- fenomena yang telah terjadi dan apa yang sedang terjadi.
3.
Definisi
Psikologi
Menurut Branca (dalam
Basuki, 2008) Psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia.
Morgan menyatakan bahwa psikologi
merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan binatang. Tapi
sebenarnya ia senada dengan Branca.
Menurut King (2014), Psikologi
merupakan kajian ilmiah mengenai perilaku dan proses-proses mental.
Menurut Wade, Tavris,
Garry (2014), Psikologi merupakan disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan
berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses mental ini
dipengaruhi oleh kondisi fisik, mental, dan lingkungan eksternal organisme.
Menurut Woodworth dan
Marquis (dalam Basuki, 2008) Psikologi merupakan ilmu tentang
aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun
aktivitas emosional.
Menurut Wundt (dalam
Effendi, 2006) Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari atau menyelidiki
pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti pengalaman pengindraan,
merasakan sesuatu, befikir, berkehendak, dan bukan memepelajari pengalaman yang
di luar diri manusia, karena pengalaman yang demikian menjadi objek kajian ilmu
pengetahuan alam.
Berdasarkan uraian
diatas dapat disimpulkan bahwa Psikologi merupakan ilmu yang berhubungan dengan
manusia dengan berfokus pada proses mental dan perilaku untuk dapat melakukan
suatu tindakan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari proses berfikir,
bertindak, memecahkan masalah maupun melalui
pengalaman yang terjadi.
4.
Definisi
Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan uraian diatas dapat
disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu rangkaian yang saling
berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan saling bekerja sama untuk
mencapai suatu tujuan tertentu,
yang hasilnya dapat berupa data bagi penerima yang isinya menggambarkan
fenomena-fenomena yang telah terjadi dan apa yang sedang terjadi, yang
berhubungan erat kaitanya dengan manusia yang ilmunya dilakukan melalui proses
mental dan perilaku untuk dapat melakukan suatu tindakan dalam kehidupan sehari
- hari mulai dari proses berfikir,
bertindak , memecahkan masalah maupun melalui pengalaman yang terjadi.