Rabu, 24 Oktober 2018

TUGAS SOFTSKILL 2


TUGAS SOFTSKILL
SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Disusun Oleh:
Nama Anggota:
1.      Annisa Ardhia Irawan         10515856
2.      Anti Safitri                             10515899
3.      Dicki Adi Putra Setiawan     11515869
4.      Feby Anggra Oktaviani        12515607

Kelas                                            : 4PA14
Nama Dosen                               : Ira Puspitawati




FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2018/2019












1.  Implementasi Karakteristik Sistem


System
Elements
Goals
Input
Processing
Outputs
Tes kepribadian Online
-Instrusksi terlebih dahulu
-Tes yang ditawarkan gratis
- jawab tes selama 60 detik
- lalu klik mulai tes
-  di dalam tes tersebut ada menu pilihan bahasa yaitu bahasa indonesia atau bahasa inggris, pilih salah satu bahasa yang ingin kalian pakai.

-          Didalam tes ini terdapat 4 langkah, subjek diminta untuk menjawab satu- persatu sesuai dengan apa yang ada pada diri subjek
-          Kemudian ada dua option, subjek diminta untuh memilih salah satu dari option tersebut sampai soalya habis
-          Setelah selesai menjawab soal kemudain keluarlah hasil data subjek.
-           Kalau ingin memperkuat tes kepribadianya di dala tulisan tipe kepribadian ada tes- tes lainya untuk memperkuan hasil dari satu tes.
-          Data subjek sudah ada dan sudah diperinci subjek termasuk kepribadian seperti apa
-          Kalau ingin tahu lebih banyak datanya, subjek harus mengikuti tes- tes online lainya agar hasilnya agar dapat diperkuat
-          Hasilnya buat subjek bisa tahu bahwa subjek memang termasuk kepribadian yang....
-           



 DAFTAR PUSTAKA 






SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI 1


TUGAS SOFTSKILL
SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Disusun Oleh:
Nama Anggota:
1.      Annisa Ardhia Irawan         10515856
2.      Anti Safitri                             10515899
3.      Dicki Adi Putra Setiawan     11515869
4.      Feby Anggra Oktaviani        12515607

Kelas                                            : 4PA14
Nama Dosen                                : Ira Puspitawati




FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2018/2019


1.      Definisi Sistem
Sistem adalah hubungan satu unit dengan unit lainnya yang saling berhubungan satu sama lainnya dan yang tidak dapat dipisahkan serta menuju satu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Gaol, 2008).
Sistem adalah suatu rangkaian yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berhubungan dan saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapau tujuan dimana sistem biasanya terbagi dalam sub sistem yang lebih kecil yang mendukung sistem yang lebih besar (Romney & Steinbart, 2015).
Menurut Sutedjo, sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain, yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan (dalam Rudiana & Irfan, 2014).
Sistem adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu (Sutabri, 2012).
Sistem secara umum dapat didefinisikan sebagai kumpulan hal atau elemen yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan (Sutanta, 2009)
Berdasarkan pendapat beberapa tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu rangkaian yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

2.      Definisi Informasi
Al Fatta (2007) menyatakan informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimannya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
Gordon B. Davis (dalam Hutahaean, 2014) menyatakan informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Haryadi (2009) menyatakan informasi adalah sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Hutahaean (2014) menyatakan informasi adalah data diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimannya.
Mulyani (2016) menyatakan informasi adalah data yang sudah diolah yang ditujukan untuk seseorang, organisasi, ataupun siapa saja yang membutuhkan.
Dari pengertian diatas bahwa informasi adalah suatu data yang mempunyai nilai dan manfaat bagi si penerima yang menggambarkan fenomena- fenomena yang telah terjadi dan apa yang sedang terjadi.

3.      Definisi Psikologi
Menurut Branca (dalam Basuki, 2008) Psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia. Morgan  menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan binatang. Tapi sebenarnya ia senada dengan Branca.
Menurut King (2014), Psikologi merupakan kajian ilmiah mengenai perilaku dan proses-proses mental.
Menurut Wade, Tavris, Garry (2014), Psikologi merupakan disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi fisik, mental, dan lingkungan eksternal organisme.
Menurut Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) Psikologi merupakan ilmu tentang aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Menurut Wundt (dalam Effendi, 2006) Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari atau menyelidiki pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti pengalaman pengindraan, merasakan sesuatu, befikir, berkehendak, dan bukan memepelajari pengalaman yang di luar diri manusia, karena pengalaman yang demikian menjadi objek kajian ilmu pengetahuan alam.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Psikologi merupakan ilmu yang berhubungan dengan manusia dengan berfokus pada proses mental dan perilaku untuk dapat melakukan suatu tindakan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari proses berfikir, bertindak, memecahkan masalah maupun melalui  pengalaman yang terjadi.

4.      Definisi Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu rangkaian yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu, yang hasilnya dapat berupa data bagi penerima yang isinya menggambarkan fenomena-fenomena yang telah terjadi dan apa yang sedang terjadi, yang berhubungan erat kaitanya dengan manusia yang ilmunya dilakukan melalui proses mental dan perilaku untuk dapat melakukan suatu tindakan dalam kehidupan sehari - hari mulai dari  proses berfikir, bertindak , memecahkan masalah maupun melalui pengalaman yang terjadi.

Minggu, 09 Oktober 2016

Web psikologi
“ 10 macam Psikologi yang wajib di ketahui”

Dalam web ini begitu banyak jenis-jenis tentang psikologi, baik itu psikologi pendidikan, psikologi klinis, psikologi industri dan masih banyak lagi. Sebelumnya kita akan mengenal apa itu psikologi? Psikologi berasal dari basaha Yunani “Pysche” yang berarti jiwa dan “Logos” yang berarti ilmu. Jika didefenisikan Psikologi berarti ilmu tentang jiwa. Begitu banyak muncul perdebatan tentang jiwa itu ruh dan ruh itu bersifat abstrak. Maka dari itu, digantilah definisi psikologi menjadi ilmu tentang tingkah laku manusia. Tingkah laku dapat diamati, sedangkan ruh tidak dapat diamati.
 
1.    Psikologi Umum
Psikologi umum adalah ilmu tentang tingkah laku manusia pada umumnya. Keadaan emosi, intelengensi, memori, pembentukan karakter, kepribadian dan lain-lain.
2.    Psikologi faal
Yaitu mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan fungsi dan kerja alat-alat dalam tubuh. Psikologi faal lebih menitik beratkan kepada pengaruh kondisi biologis atau faali seseorang terhadap perilaku atau tindakan orang tersebut.



3.    Psikologi perkembangan
mempelajari perkembangan manusia sejak lahir hingga pada lanjut usia. Psikologi perkembangan lebih menjelaskan mengapa karakter-karakter itu bisa ada pada seseorang.
4.    Psikologi kepribadian
Yaitu mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Kepribadian adalah cara individu untuk  bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. psikologi kepribadian  sangat berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial, oleh karena itu kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil hingga lanjut usia dan bagaimana cara individu tersebut dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.
5.    Psikologi klinis
bagaimana cara memahami, mencegah, dan memulihkan keadaan psikologis seseorang. Misalnya orang yang depresi, tindakan apa yang harus dilakukan untuk menangani orang tersebut, dan bagaimana cara untuk menyembuhkan dia dari depresi.


 
6.    Psikologi Konseling
 Tentang hubungan terapis dengan klien.
Dalam buku Psikologi Konseling oleh Latipun pada tahun 2006, kata konseling (counseling) berasal dari kata counsel yang diambil dari bahasa latin yaitu counselium, artinya ”bersama” atau ”bicara bersama”. Pengertian ”berbicara bersama-sama” dalam hal ini adalah pembicaraan antara konselor (counselor) dengan seseorang atau beberapa klien (Counselee). Dengan demikian counselium berarti, ” people coming together to again an understanding of problem that beset them were evident”, yang ditulis oleh Baruth dan Robinson (1987:2) dalam bukunya An Introduction to The Counseling Profession
7.    Psikologi abnormal
mempelajari tentang kebiasan-kebiasaan individu yang menyimpang dari keadaan normal. seperti homoseksual,lesbi,clepto,psikopat, dll.

8.    Psikologi Pendidikan
ilmu tentang masalah psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan.
9.    Psikodiagnostik
studi ilmiah tentang berbagai metode untuk membuat diagnosis psikologis, dalam tujuan supaya dapat memperlakukan manusia dengan lebih tepat. Psikodiagnostik adalah metode yang digunakan untuk menetapkan kelainan-kelainan psikis, dengan tujuan untuk dapat memberikan pertolongan secara tepat dan akurat.






10.    Dan yang terakhir dari web ini psikologi industri
Yaitu ilmu yang mempelajari perilaku manusia di tempat kerja. Yang  berfokus pada pengambilan keputusan kelompok, semangat kerja, motivasi kerja, produktivitas stres kerja, seleksi pegawai, strategi pemasaran, rancangan alat kerja, dan berbagai masalah lainnya.